MENU

Monday, October 30, 2017

Alhamdulillah Bisa FET (Frozen Embrio Transfer)

Assalamu'alaikum ..

Alhamdulillah bisa update lagi perjalanan IVF saya. Sudah banyak yang tanya kelanjutannya seperti apa ?? maaf ya belum sempat update lagi dari vlog dan blog terakhir soal "Cerita TTCku" karena memang prosesnya yang panjang banget jadi bingung sendiri mau mulai cerita dari mana ya..

Jadi, setelah tahun lalu tanggal 01 Mei 2016 alhamdulillah berhasil melaksanakan proses OPU (Ovum Pickup) atau pengambilan sel telur, saya hanya mendapat 3 telur saja.. karena kualitas AMH saya yang kurang jadi hanya bisa menghasilkan 3 telur yang berhasil diambil. Pada hari itu juga berbarengan dengan pengambilan sperma suami, untuk bisa segera disatukan dilab Morula. Jadi, kalau ada yang tanya "amankah IVF itu?" .. aman inshaAllah karena memang yang diambil dan disatukan adalah dari pasangan sendiri atau pasangan yang halal menurut negara dan agama.. Sebenarnya prosesnya sudah ada di vlog saya, buat yang belum tahu bisa cek di link ini ya : AFTER OPU (Ovum Pickup)

Nah, intinya setelah proses OPU terus hari ke-5 kita masih nunggu kabar lagi dan kami berdua juga banyak pertanyaan :
"apakah berkembang telurnya menjadi embrio?"
"kualitasnya apa?"
"apakah ke3nya berkembang dan bertahan?"
banyak deh pertanyaan dalam hati ini ya, cemas pastinya .. kalau ada yang bilang rasanya kaya mau ambil raport itu "bener banget" 
Sore itu kami dikabari kalau yang bertahan hingga hari ke-5 adalah cuma 1 embrio saja dengan kualitas moderate.. "Alhamdulillah" makanya setelah itu dokter memutuskan untuk di Freeze embrionya sampai menunggu rahim saya sehat...  mungkin kalau ada yang tanya "Memang kenapa sih rahimnya??" nanti kapan-kapan aku bakalan update lagi yaa soal rahimku.. (soalnya perlu konsentrasi berat buat yang satu ini hehehe...)

Setahun kemudian, ....

Tepatnya awal bulan Agustus 2017, saya cek untuk bisa memulai kembali proses IVF. Saat itu dokter Ivan menanyakan "kapan kamu ready?? karena saya sudah happy dengan kondisi rahim kamu" dan kami memutuskan untuk bisa memulainya dibulan September 2017.

07 September 2017 (Kamis)
Proses cek dimulai di hari-11 menstruasi, biasanya dihitung awal kita haid. USG ini dilakukan untuk melihat ketebalan dinding rahim untuk siap menerima embrio, alhamdulillah waktu itu hasilnya bagus menurut dokter Nando, yaaa.. karena waktu itu dokter Ivan mendadak cuti karena ada hal yang penting. Tetapi ada hasil yang kurang baik adalah HB saya turun, jadi dokter Nando menyarankan untuk infus zat besi Meltofer supaya persiapan FET bisa lebih baik lagi. OK siap.

13 September 2017 (Rabu)
Hari ini berangkat pagi-pagi tanpa makeup (emang gak boleh makeup yaa dan pakai parfum) ke Morula untuk proses FET. Nah, prosesnya kaya apa sih ???
  1. Kita datang sesuai jadwal yang sudah di atur oleh pihak Morula, usahakan datang 1 jam sebelumnya ya untuk persiapan supaya gak gugup-gugup amat gitu deh.
  2. Jangan pakai bahan kimia apa pun, maksudnya disini jangan pakai makeup, parfum atau pewangi pakaian karena dilarang banget, gak baik buat embrio.
  3. Bawa air mineral yang banyak, karena proses FET itu membutuhkan penuhnya kandung kemih kita, jadi wajib banget minum yang banyak.. btw, tapi saranku mulai minumnya yang banyak itu kalau sudah masuk ruang tindakan yaaa, kalau masih diluar ruangan belum ganti baju lebih baik minumnya sewajarnya saja, karena kalau dokternya masih lama datangnya dan kamu sudah kebelet pipis.. alamakkk sakit banget deh..
  4. Bawa semua dokumen-dokumen tes dan hasil selama proses cek IVF kemarin, kalau saya sendiri pake 1 file gitu.
  5. Sarapan jangan lupa ya.
  6. Banyak berdoa
Jadi, sebelum dilakukan tindakan.. kita harus minum yang banyak sampai ngerasa kebelet banget mau pipis. Saya sendiri pas sudah diruang tindakan baru digempur deh minumnya supaya gak terlalu lama nunggu dokternya datang. Ketika sudah engga bisa lagi jalan atau pun bangun karena sudah sakit banget mau pipis, baru deh dokternya datang dan langsung tindakan.. Kandung kemih itu sengaja dibuat penuh supaya pas USG dari perut bisa lebih jelas kelihatan posisi rahimnya.. Saat proses transfer akan berlangsung dokter Ivan selalu memastikan data-data kami terlebih dahulu seperti nama lengkap, suami dllnya.. agar menghindari hal-hal yang tidak di inginkan ya.. itu makanya kita juga musti melihat kualitas klinik IVF yang kita pilih agar terpercaya.


Selanjutnya saat proses itu berlangsung rasanya haru banget.. sulit di ungkapkan dengan kata-kata.. yang sudah pernah merasakan IVF pasti ngerti.. dan alhamdulillah wa syukurillah Allah SWT kasih kesempatan juga buat kami untuk bisa ada di posisi tersebut, setidaknya kami bisa melihat calon anak kami masuk ke dalam rahim saya. "Alhamdulillah.. Alhamdulillah.." ketika proses itu selesai saya cuma bisa bilang "Dok, terima kasih banyak atas bantuannya selama ini..." dan dokter Ivan pun menjawab "Bismillah ya Lu .. semoga berhasil"...

Setelah tindakan, saya tidak diperbolehkan bangun dulu selama 30 menit, jadilah ya kira-kira 1 jam kali ya menahan pipis, setelah itu sambil nunggu suami urus administrasi, suster menanyakan obat apa saja yang masih ada dan musti dikonsumi. Nah, setelah 30 menit saya boleh pipis tapi menggunakan pispot supaya tidak bangun dulu. Kira-kira sudah 1 jam berbaring diperbolehkan pulang dan saya menggunakan kursi roda.


Foto sebelum tindakan FET, masih dikamar tunggu .. tindakan FET ini suami boleh masuk menemani sampai proses selesai

Biasanya setelah proses FET ada yang menyebut 2WW (2 Weeks Wait) 2 minggu masa penantian. Ini adalah kuasa Allah SWT semua hanya kembali padaNYA. Jadi banyak juga yang setelah FET tidak ada proses bedrest, banyak yang beraktifitas seperti biasa.. cuma buat saya yang ringkih baiknya memang menjaga saja, karena menurut kami Allah sudah memberikan kesempatan kami untuk sampai ke tahap ini patut kami syukuri. Jadi, saya memutuskan untuk istirahat dirumah sama proses 2WW, bahkan untuk turun dari kasur aja itu hanya ketika Mandi, Wudhu dan buang air, selebihnya semua dilakukan di atas kasur.. Moment ini juga saya manfaatkan untuk bisa lebih dekat dengan Allah, banyak berdoa, ibadah dan makan-makanan yang sehat.

Proses 2WW saya tidak terlalu begitu terasa, rasanya menyenangkan saja.. sesekali saya ajak bicara perut saya (rasanya sudah ada calon bayi didalamnya..) Mama juga setiap hari menemani dikala suami pergi kerja, bahkan sesekali Mama mengelus-ngelus perut saya sambil berdoa.. Kadang seperti bergantian menemani, kali ini kedatangan sahabat-sahabat saya.. juga adik saya dan keponakan.. jadi tidak begitu terasa menjenuhkan.. menikmati moment seperti ini adalah karunia dari Allah SWT.

Nadiah & Dian Marina yang menemani selama proses 2WW hingga selesai proses IVF


24 September 2017 (Minggu)
Pagi 06:00 menuju Morula...
Setelah 11 hari saatnya cek Beta-HCG, pengambilan darah ini biasa dilakukan untuk mengetahui apakah proses transfer embrio kemarin berhasil atau tidak atau apakah ada tanda-tanda kehamilan atau tidak dan biasanya hasilnya akan dikabari 5 jam melalui SMS atau Whatsapp oleh Suster di Morula.

15:00 WIB
Menunggu hasilnya bikin kita cemas banget, takut, gugup.. tapi cuma bisa berdoa-berdoa dan berdoa. Tepat sekitar jam 3 sore saya mendapat kabar lewat Whatsapp kalau hasilnya adalah <1 = Belum Berhasil... sedih banget ya.. dan rasanya itu kaya jatuh, patah hati, hancur.. tapi musti bangkit... ya kami berdua kaya percaya gak percaya sih, cuma gimana yaa sedih banget pasti.. ternyata kami masih harus bersabar .. kami masih harus ikhtiar lagi.. kami harus yakin Allah pasti kasih yang terbaik.. inshaAllah.. (saat itu cuma bisa nangis dan saling menguatkan satu sama lain..). Bukan hanya kami yang menanti kabar ini, keluarga dan sahabat kami pun juga menanti kabar ini, begitu mereka tahu karena ternyata belum berhasil, sahabat kami Dian Marina dan Bang Rony, Nadiah dan Ka Edo langsung meluncur kerumah kami.. rasanya terharu mereka hadir disaat kami sedih luar biasa.. Di hari berikutnya pun Dian Pelangi datang main kerumah.



Beberapa hari berikutnya 26 September 2017 Dian Pelangi datang kerumah...
27 September 2017
Setelah dinyatakan tidak berhasil hamil, saya haid seperti biasa.. tapi ternyata haidnya lebih sakit luar biasa dari sakit biasanya (yaaa karena saya kalau sudah datang bulan sakit banget..) dan ini 2x lipat sakitnya. Sampai akhirnya dirawat di RSIA selama 3 hari. Menurut teman-teman yang sudah pernah IVF dan tidak berhasil memang banyak yang bilang, kalau datang bulan setelah FET itu akan lebih sakit dari biasanya.

Saat dirawat di RSIA dijengukin Wita dan Ashfi


Saya punya perasaan yang saya dapat ketika menjelang detik-detik mendapat kabar soal hasil FET. Tepatnya saat selesai sholat Dzuhur, tiba-tiba saat berdoa saya merasa "kalau Allah lagi sayang banget sama saya, Allah lagi kepingin saya kaya gini terus... meminta-minta kepadaNYA, memohon kepadaNYA... dan tiba-tiba rasanya saya seperti dipeluk sama orang yang kangen banget dengan saya..." Saat itu juga saya merasa "Allah engga mau saya menjauh lagi... Allah lagi demen banget saya seperti ini.."

Jadi intinya, semua kembali lagi kepada Allah SWT, sebagai hambaNYA kita hanya tetap berusaha, ikhtiar dan berdoa. Semoga Allah SWT suatu saat mengabulkan doa dan harapan kami. Kami berdua tetap semangat inshaAllah.



To our little embryos, the ones that failed to implant after our IVF transfer

For you—and for all you gave me in our short time together—I am grateful.
I am grateful for the sense of purpose you gave me.
I am grateful because you made me feel like something bigger than myself (and I’m not just talking about all the bloating from the hormones and IVF medications). You made me feel responsible for protecting you. You made my body feel like a gift instead of a curse. You made me aware of the fragility of life, and you taught me how to cherish it.
You made me feel like I was worth something, like I was something.
I am grateful for the 11 days of “pregnancy” you gave me.
I am grateful because in that short span of time we spent together before my negative blood test, I got to feel like any other pregnant woman, even if I was never technically pregnant at all. I got to make decisions based on what was best for you.  I got to avoid hot baths and heating pads, even when I was cramping.
I am grateful for the memories you gave me.
I am grateful because even though I feel an emptiness now, I remember the fullness I felt when we were together. I remember how it felt when you filled me with love and optimism, with promise and possibility. I remember how it felt when you filled me with life.
I remember how it felt to carry you in my body and in my heart. I remember you. And I always will.
And for that, little embryos, I am grateful.
So even though we’ve parted ways, even though our destinies were not meant to intertwine, even though I am sitting here at my computer typing you this letter through tears of grief, I am grateful.

credit from : Samantha Wassel

43 comments :

  1. Kirim peluk untuk Ka Lulu *big hug*

    ReplyDelete
  2. Tetap semangat Kak Lulu...saya menantikan cerita kakak dari setahun yg lalu..
    Saya juga ivf survivor selama 5 tahun dengan 3x fresh cycle karena tidak ada cadangan sehingga harus melewati fase suntik selama 3x dan baru berhasil di ivf ke 3 dengan dr.Aucky di surabaya..
    Saya juga baca kisah mbak Hanum Rais yg luar biasa dg ivfnya..keep'in inspired and fight'in kak Lulu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. subhanallah semangatnya mba.. semoga selalu diberikan kesehatan yaaa

      Delete
  3. Semangat Kak. Insya Allah akan datang waktu terbaiknya. :)

    ReplyDelete
  4. Ya Allah, nangis bacanya. Kak lulu yang sabar ya, smoga Allah Sger memberikan buah hati untuk kak lulu dan suami. Smngat trs untuk tawakal dan ikhtiar kak. Jgn lupa bnyak makan tauge, biar subur katanya kak. Hehe. Smoga Allah sllu mmbrri kabar gembira untuk kak lulu fan kluarga. Aamiin 😇🙏

    ReplyDelete
  5. Sabar ya Kak Lulu, InsyaAllah sebentar lagi Allah kasih amanah utk kak Lulu dan suami, dan smoga kelak Allah mudahkan kak Lulu dan suami menjadi orang tua yg amanah, shalih, shaliha, aamiin... Big hug for u Kak Lulu


    *dari yg sedang menanti juga :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Hashanah, semoga Allah juga mempermudah segala usata dan ikhtiar atas penantiannya yaaa..

      Delete
  6. Semangat kak lulu, salut sama perjuangannyaaa 💕

    ReplyDelete
  7. Barakallahulakumaa ka lulu dan suami. Semoga Allah segerakan dan kabulkan hajat baiknya dan dijaga selalu keluarga kakaa. Innallaha maa' shabirin :)

    ReplyDelete
  8. merinding bacanya..yang kuat ya Lulu ((pelukeraat)) (btw salam kenal ya)

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga, makasih yaaa inshaAllah masih semangat dan kat

      Delete
  9. Semangat terus kak lulu dan suamiii, bismillah bismillah. Yang kuat Allah sayang kita semuaa ��

    ReplyDelete
  10. kak lulu aku berkaca-kaca bacanya aku kira endingnya akan kakak ceritakan berhasil. tapi Allah punya rencana lain. kak lulu dan kak yudi orang-orang hebat penuh keaabaran dan optimis. aku aja yg baru 6 bln nikah belum dikasih kepercayaan sama Allah suka baper tiap kali halangan. tapi setelah baca cerita kakak aku jd termotivasi rencana Allah lebih baik insyaAllah mau kayak kak lulu husnuzon sama Allah. semangat kak lulu semoga doa, usaha dan optimis kakak suatu saat didengr Allah. big hug kak lulu ❤

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kita hanya hambaNYA jadi kita coba pasrahkan saja kepada Allah SWT

      Delete
  11. Kak Lulu semoga dikuatkan untuk berikhtiar terus, semoga msehat selalu juga :)

    ReplyDelete
  12. Semangat ka lulu
    Semakin semangat baca cerita ka lulu,,aku pun menanti hampir 5 tahun dan sedang persiapan insem.. Sehat selalu ya ka

    ReplyDelete
  13. Kak Luluuuuuuu.. Peluuuuk.. perjuangannya masya Allah.. Tetap semangat yaa Amih & Apih..

    ReplyDelete
  14. Saya jg merasakan hal yg sama..Menanti buah hati slma 9thn.. 1 tahun yg lalu, saya menjalani IVF & FET pun tdk berhasil jg.. Sedih n hancur rasanya��.. Mungkin Allah punya rencana lain dibalik cobaan ini.. Dan sampai saat ini selalu positive thinking bahwa Allah tau yg terbaik utk kita.. Dan saling memberi kekuatan kpd pasangan kita��

    ReplyDelete
    Replies
    1. sabar ya mba, tetap husnudzon aja sama Allah dan tetap semangat

      Delete
  15. Semangat ya kak Lulu.. kak Lulu kuat banget semoga senantiasa diberi kesehatan dan kesabaran. semoga pun Allah segera memberikan kak Lulu buah hati. aamiin aamiin ya Rabb

    ReplyDelete
  16. assalamualaikum ka lulu.. ka lulu semangat ya ka.. udah 1 tahun belum di kasih juga tapi sekarnag berusaha untuk pasrah dan husnuzon sama Allah.. semoga usaha kakak diberikan hasil yang terbaik nnti nya ka..

    ReplyDelete
  17. Ya Allah nangis baca nya,, saya jg termasuk yg sedang menanti.. Semoga kita diberi kesabaran ya kak.. Yakin Allah pasti kasih yg terbaik buat hamba nya. Semangat kak lulu، salam kenal..

    ReplyDelete
  18. Ya Allah nangis bacanya,, yg sabar ya kak. Saya juga termasuk yg sedang menanti.. Yakin Allah pasti kasih yg terbaik buat hambanya di waktu yg tepat. Salam kenal kak lulu..

    ReplyDelete
  19. Salam kenal mba lulu, saya pun sedang dalam penantian, 1 kali laparoskopi dan 1 kali laparatomi kista endometriosis, perlengketan dan adenomiosis :') berbagai usaha telah saya dan suami Lakukan , hanya saja Allah blm memberikan kepercayaan untuk kami. Saya percaya mungkin ini cara Allah untuk selalu membimbing kami tetap dijalanya, walapun pd kenyataany ada masa-masa yang membuat saya sering sedih dan menangis. Semoga Allah memberikan kepercayaan utk kita yang sedang menanti dan kita tetap diberikan kesabaran serta ketakwaan di jalannua.

    ReplyDelete
  20. Saya juga pernah ivf 2x di singapore.gagal yg pertama krna embrio ga nempel di dinding rahim..trs coba lg..ikhtiarnya bedrest,bkin goals kyk khatamin tilawahnya,khatamin baca buku trs yg ga kalah penting itu adalah byk2 istighfar. Saya dikasih saran agar byk2 istighfar..alhamdulillah setelah smua dilalui saya dinyatakan positif hamil..saat itu saya,suami&mama yg sengaja dtg ke sg buat nemenin saya bedrest pelukan bareng di rs. Dan saat itu saya yakin bahwa secanggih apapun tekhnologi yg dbuat manusia,tetep aja Allah yang Maha Hebat. Utk mba lulu..ttp semangat..terus husnuzhon kepada Allah��

    ReplyDelete
  21. Semangat terus ya ka lulu, insya Allah banyak yang mendoakan... Mudah-mudahan disegerakan... Baik untuk ka lulu dan pembaca lain yang sedang dalam penantian...

    ReplyDelete
  22. ikutan mbrebes mili air mata baca ini, Bismillah ya Kak. saya juga baru mau ikutan program IVF, semoga dilancarkan semuanya :))

    tetep semangat Kak Lulu, :*

    ReplyDelete
  23. Campur aduk bacanya. ����
    Saya juga termasuk salah satu org yg "sulit hamil", dan harus mengalami perjalanan panjang dulu hingga akhirnya saya bisa hamil.
    Saya harus operasi tumor otak dulu, untuk bisa hamil anak saya mba.
    Apapun perjuangan mba Lulu, dan temen2 diluar sana yg sedang menanti keturunan, harus diingat Allah itu sebaik baiknya perencana. Apapun itu. Kalau ternyata kita tidak ditakdirkan memiliki anak di dunia, insyaallah akan diberi ketika di akhirat. Intinya , ikhlas ,sabar dan ikhtiar. Kita sebagai manusia tak mengerti rencana rencana indah Allah ya mba ����

    ReplyDelete
  24. Dear Lulu.. tetap smangaaat yaaa! Setiap perjuangan pasti akan berbuah manis, apapun hasilnya. Allah pasti ngasih yg terbaik.. smoga bs segera tekdung yaa :) Peluk dr jauh

    ReplyDelete
  25. Kak Lulu aku selama ini jadi silent reader blogmu. Jujur, aku salut dgn kakak dan suami. Semoga Alloh segera paring rejeki ya. Kak Lulu semangat terus. *peluk jauh dr Jogja*

    ReplyDelete
  26. Semangat ya kak lulu, dari awal ada instagram langsung nge-fans sama kakak. Semoga kak lulu selalu diberi kesehatan dan kemudahan buat dapetin buah hati.

    ReplyDelete
  27. Tetap semangat mba Lulu dan suami. Semoga Allah memudahkan semuanya dan selalu memberi yang terbaik di setiap ikhtiar yang mba Lulu dan suami lakukan.

    Saya pernah berada di posisi menunggu kehadiran buah hati, meski baru 2 tahun menikah. Sayangnya rencana Allah untuk saya berbeda mba, belum sempat ikut berbagai program kehamilan dan IVF, suami sudah lebih dulu dipanggil oleh-Nya. Dari sini saya belajar ikhlas dan berusaha untuk terus percaya bahwa Allah sudah menyiapkan rencana yang lebih baik lagi untuk saya.

    Keep inspiring ya mba Lulu! :)

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...